No right-clicking please! (:
Please ask instead! :D

137 Sekunden
Rules & Regulations
Scary Monsters and Super Creeps

Welcome to jessicahanafi@blogspot.com.
Hush & Listen up!

You're not allowed to:-
-Copy, Rip, Spam, Steal & more...!

If you hate me, kindly click the red 'x' button on the top-righthand corner of the screen.
If you love me, please stay to enjoy or take a look at the other side of mine * JESS' trash can


or simply search for words and music that could define me at * JESS' Tumblr


This worksheet/pensieve is decent proof that I always OVERTHINK EVERYTHING
Remember to leave a comment below each posts before leaving.



Something To Talk About
Wednesday, May 4, 2011; 3:14 PM
Spa Shindig: Confession of a Spa Level One-er

Spa Shindig: Confession of a Spa Level One-er

Jadi begini, saya baru saja pulang setelah menyelami Spa Treatment di sebuah hotel karena ada keperluan review. Jadi begini pula, saya baru pertama kali menikmati Spa dan sebelumnya tidak pernah merasa tertarik dengan Spa karena 1: Saya mudah geli jika dipijit, 2: Saya tidak suka dengan ide untuk telanjang di depan orang yang tidak kenal sambil dieksplorasi dan dipijit-pijit, 3: Mahal, 4: Saya belum nikah (ga ada hubungannya).

Ditugaskan, saya memberanikan diri untuk mencoba Spa Treatment dan sekarang termual-mual karena bau jahe pekat yang masih melekat di kulit saya. (Oh abaikan saja).

Memasuki tempat treatment, saya cukup dimanjakan dengan konsep minimalis di tengah-tengah konsep hotel yang sebenarnya pedestrian-look, very traditional and desa-ish. Lalu, therapist yang menemani saya begitu ramah dan baik. Saya disuguhi sebuah jus dan diantarkan ke ruang terapi yang benar-benar bersih dan memiliki pencahayaan alami yang cantik. Mentari suka memasuki celah-celah dari jendela yang sebesar dinding itu. Membuat saya tiba-tiba teringat dengan cerita teman saya yang pernah meneropong jendela kamar dari seberang bunderan HI ke seberang bunderan lainnya. Dan terlihat jelas. Ehem. Untung saja, pemandangan jendela itu adalah laut yang berkilauan diterpa sinaran matahari yang hari itu terik sekali. Jika suaranya di dalam kamar Spa bisa stereo seperti di bioskop, maka semestinya ada gemerincing kilauan ombak, juga kicauan dan kepakan sayap burung-burung yang terbang rendah karena kegendutan.

Kemudian tiba lah saat-saat di mana saya musti melakoni tahapan treatments untuk terapi total 90 menit. Belum sempat menikmati keindahan dan kerapian ruangan yang bikin takjub, saya ditodong untuk segera lepas baju. Oh iya, saya lupa.

Mbak: "Mbak, silakan lepas baju dulu, saya tunggu di luar nanti tinggal ketok pintu saja kalau sudah selesai. Ini celana kertasnya. Kimononya sebelah sini. " Mbak itu menyodorkan sebuah celana kertas warna hitam dan menunjuk sebuah gantungan kimono lalu tersenyum ramah dan melenggang pergi. Saya tersenyum kecut.

Singkat cerita, karena saya tak ingin mendeskripsikan tahapan itu, saya mengetok pintu.
Mbak: "Kimononya sebelah situ Mbak."
Eits. Saya bukannya tidak pakai apa-apa, saya ternyata pakai handuk, bukan kimono.

Lalu kaki saya dibasuh oleh Mbak nya dengan air sandalwood salt yang hangat. Ada taburan rose petals merah dan maroon di dalamnya. Saya merasa seperti murid Yesus sekaligus Adam Levine.
Saya: "Mbak kalau dibasuh begini tujuannya untuk apa?" (pertanyaan bodoh)
Mbak: "Ini untuk merilekskan kaki yang capek saja, Mbak."
Saya: "Ooo..."

Kemudian ada sebuah pumi stone (yang saya tidak tahu spell nya seperti apa), yang digunakan untuk menggosok telapak kaki saya, gunanya untuk menghaluskan permukaan dan menghilangkan sel-sel kulit mati. Ehm, jangan-jangan ini saudaranya hot stone yang dipakai untuk menyajikan tenderloin steak dan salmon steak di restoran sebelah. Kasian hot stone yang ini, nasibnya hanya digunakan untuk mencium kaki dan menelan sel kulit mati.

Masih memakai kimono, saya digiring ke tempat tidur di mana di bagian kepalanya ada tempat menaruh muka (ini seperti muka bisa dituang dan dipakai kembali). Tempat itu berbentuk tapal kuda dengan bagian dahi diberi handuk kecil. Lalu ketika saya melihat ke bawah melalui celah, ada dua kerang pajangan bercangkang dasar putih dan dikelir coklat muda, ada besar dan kecil. Hmm. Tampak seperti suami istri yang dipajang untuk menertawakan atau menenangkan pelanggan, tapi mereka seperti menertawakan saya.

Alasannya adalah, selama punggung saya dimassage sana sini dan telapak saya geli kemana-mana, saya pasti menunjukkan wajah jelek di situ. Seperti mengalami dibedah spinal surgeon di mana tidak ada anestesia dan yang ada dokternya main karate di punggung saya tapi karena amatir, yang timbul hanya rasa geli di titik-titik tertentu.

Dipijat begitu pertama kali, pendapat saya: How can one enjoy so much while having Spa Treatment?! This is a new form of child molestation! Except I'm not a child in here. Err.

Ketika disuruh untuk rileks, yang ada saya malah tidak bisa rileks karena sudah keburu tegang menahan geli. Untung mbak-nya ga bisa lihat muka saya sudah seperti belalang mencret sambil nonton How I Met Your Mother. Saya cuman bisa merem dan lihat dua kerang kejam itu. Ingin sekali meminta mereka ngomong sama mbaknya: Eh tolong donk bilang ke mbaknya ini bisa ga sih lemak-lemak saya dipotongin sekalian? Tapi dua kerang kejam cuman terdiam membisu, mungkin menertawakan saya dalam hati.

Kemudian, saya juga dipijat bagian muka. Pijatannya circular dan rilex sekali. Bagian depan kepala juga dipijat enak seperti creambath tanpa krim. Mudah-mudahan rambut saya tidak rontok di situ banyak-banyak. Nanti saya diduga kanker.

Treatment itu berlangsung total 90 menit tapi saya hanya merasa 9 menit saja. Tidak bisa rileks karena khawatir bikin mbaknya bingung. Selesai treatment, Mbaknya bilang: "Mbak, terima kasih treatment nya sudah selesai." Saya: "Wah mbak saya ingin tidur lagi." Tapi itu rasanya tidak mungkin.

Lalu, saya ditawari untuk membasuh tubuh saya yang berminyak oriental oil di shower dekat situ. Showernya bersih dengan dua shower sekaligus dan disediakan sabun, sampo, dan conditioner beraroma citrus & blackberry yang baunya enak seperti kue cinammon ketika makan di pesawat (lagi-lagi tidak ada hubungannya).

Saya ditunggu di bawah untuk dibuatkan ginger tea. Hmpfh! Sebenarnya saya juga tak terlalu suka dengan ginger tea karena makan jahe untuk ronde saja saya mual. Tapi saya terpaksa minum juga dan saya berhasil tidak minta kantong muntah ke mbak nya yang pastinya tidak disediakan. Saya bisa dicap media gendeng dan saya akan segera dilaporkan ke kantor lalu kemudian kantor menuntut saya dengan UU yang sudah tak berlaku. Uhoh.

Overall, saya suka pengalaman pertama saya spa despite all the weirdness and stuff. Terutama yang bikin saya senang adalah keramahan therapist dan gentle touch (eh, gentle bukan berarti dia laki lho) yang pas. Pijatannya tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Mbaknya juga ramah dan bisa diajak cerita dan membicarakan masa depan (ini mbak spa atau calon suami?). Tentunya saya tidak akan melewatkan kesempatan Spa yang lain. Di sini juga ada Oatmeal Body Scrub dan Chocolate/Coconut lho. Hmmm... Sedap.... Sayangnya, setelah treatment, coklat dan oatmeal tidak bisa diplastikin dan dibawa pulang ke rumah untuk oleh-oleh ke adik... Saya memutuskan saya akan mencoba Spa dengan pemandangan dan reputasi yang lebih wow lain kali.

Terima kasih!

Kuta, Thursday, May 5 2011, 09.45 WITA.

Labels: ,


5 COMMENTs [What's Done Is Done]
Remains of the J
The Constant
Dream A Little Dream Of Me

If it was meant to be it's meant to be

I am Jess ; Dark and Twisty bright and shinny 23 this year.
Waiting for the biggest day of my life to actually happen!
I am so glad that English reduce sarcasm and insecurities no wonder I'm unconditionally devoted to it
Educated in Somewhere in Indonesia
I Like: American TV Series and being antisocial in a beautifully weird way
Direct a seriously overrated mainstream films to help you live, write a complex film or two to help you rest in peace ♥
I Dislike: devious social-cultural construction

You say you're all dark and twisty. It's not a flaw, it's a strength. It makes you who you are. ~Derek Shepherd~
Jess is delusional whimsical unicorn, verbally-challenged, a natural born shape-shifter ♥

* Facebook
| * MySpace

bold, italic, strike, underline




Name: Jess
Home: Surabaya, East Java, Indonesia
About Me: Share explanations by written words than spoken language.
See my complete profile

Wishin' and Hopin'!
Hearts and Minds

Happiness!
God forgives me for I have sinned
Sharing thoughts
Tons of DVDs and TV Series to watch
Alternative tracks/film score
Favorite tracks, lullaby I always fall for
Contemporary Dance
My N95 8GB back then
My shinny pager Bold 9900 ♥
My Silvery Cheerio iTouch 64 GB ♥
Poems and tweets
Dreamer and Doer


Love/Addiction
Reciprocity
Sort Of Like Family

These irreplaceable bastards!! I love HEART They Asked Me WHY I Believe in You

LOST
Grey's Anatomy
Flash Forward
Brothers and Sisters
Desperate Housewives
Modern Family
Fringe
Pretty Little Liars
Community
Ugly Betty
The Vampire Diaries
American Idol
So You Think You Can Dance
Damages
Heroes
Gossip Girl
Nikita
Glee
The Thing That Counts is What Inside

TV couples who wallpapered lives

Jack/Kate
Meredith/Derek
Izzie/Alex
Claire/Charlie
Mark/Olivia
Blair/Chuck
Stefan/Elena
Kitty/Robert
Kevin/Scotty
Cameron/Mitchell
Olivia/Peter


With You I'm Born Again

Very recent episodes I've observed from 1 to 5

Grey's Anatomy 7x07 - That's Me Trying ***
The Vampire Diaries 2x08 - Rose ****
Modern Family 2x07 - Chirped **
Brothers and Sisters 5x04 - Righteous Kiss ***
Desperate Housewives 7x06 - Excited and Scared
Glee 2x06 - Never Been Kissed ***
Gossip Girl 4x07 - War at the Roses ***
Nikita 2x02 - 2.0 - **
Pretty Little Liars 1x06 - There's No Place Like Homecoming ****


Song Beneath The Song

New favorites to the hammered iTunes

Dia Frampton - Hearts Out to Dry
Sarah McLachlan - Stupid (Mark Bell mix)
Mark Isham - About Today
Jason Reeves ft. Kara DioGuardi - No One Ever Taught Us to Hide
James Morrison ft. Jessie J - Up
Jason Mraz - I Won't Give Up


The Wrath Of Con

Memorable Films which commemorate poignant/hilarious/dramatic events

Moulin Rouge
Atonement
A Beautiful Mind
Gie
Never Let Me Go
Ada Apa Dengan Cinta?
Brokeback Mountain
Girl, Interrupted
American Beauty
A Better Life
We Are Marshall
Rain Man
Amelie
Black Swan
Fiksi
Serendipity


Strangers In A Strange Land
Person of Interest
Come Play Wiz Me

* JESS' Tumblr
* JESS Part Deux
* Ms. Desi
* Ms. Joanne
* Valencia
* Eva
* Cindy
* Schoen
* Ardina
* Berline
* Carissa
* Rendy
* Christina
* Silviana


Because You Left
If at First You Don't Suceed, Lie, Lie Again

November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
May 2009
June 2009
July 2009
September 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011
February 2011
March 2011
April 2011
May 2011
July 2011
August 2011
September 2011
October 2011
December 2011
January 2012
February 2012


Where the Wild Things Are

That's What You Get For Waking Up in Teenage Dream...
Tiga Hari (Bukan) untuk Selamanya
Sejauh Apa Kenal Kartini?
I Tweet, I Write, I Spam, I Smack, I Talk, I Tell,...
Bali, 4 April 2011
King Of Anything
Yang terjadi di sekitarku tatkala memasuki pukul l...
Hidup yang Hitam dan yang Putih
"Tentang Dia" (2005)
"?"


Please Do Talk About Me When I'm Gone
Thank You!

Designer: Yours Truly♥
Icons: I II III IV V
Others: 1 2
Hosts: x x x

*Please DO NOT remove the credits!
Thanks a lot! :D